Ada sebuah kisah nyata yang diceritakan Ibn Katsir dalam kitab tafsirnya sebagai gambaran dari ayat 7 dari Surat Ibrahim.
Dalam kitabnya, Ibn Katsir mengutip riwayat dari Imam Ahmad al-Musnad. Di zaman Rasulullah ada seorang pengemis yang diberi sebutir kurma oleh Nabi Muhammad SAW, akan tetapi pengemis yang Pertama menolak karena merasa pemberiannya itu hanya sebutir biji kurma.
Pengemis itu berkata :
Ya Rasulullah mengapa hanya satu? Aku tidak mau
Nabi Muhammad SAW : hanya tertawa/tersenyum
Kemudian Nabi Muhammad SAW pun berjalan mendatangi pengemis yang kedua.Nabi tetap memberikan sebutir biji kurma.
Pengemis kedua ini mengucapkan : Alhamdulillah,terima kasih ya Allah
Bersyukur telah mendapat pemberian Nabi meski hanya sebutir kurma. Mendengar rasa syukur pengemis kedua ini, Nabi pun menambahkan 40 dirham untuknya.
Di zaman itu 40 dirham cukup banyak
Bahwasanya Syukur itu harus diwujudkan dalam bentuk amal dan lisan.
Bekerjalah hai keluarga Daud untuk bersyukur (kepada Allah). Dan sedikit sekali dari hamba-hamba-Ku yang berterima kasih." (QS. Saba: 13).
Komentar
Posting Komentar